oleh

Ada Apa, Baliho Deri Mulyadi dan Monadi Rusak di Kerinci Hilir?

Kerinci, gerhanaonline.net – Sejumlah baliho yang dipajang dibeberapa tempat dilingkungan Kerinci bagian hilir disobek orang yang tidak bertanggung jawab, paska ditetapkan hasil Pilpres dan DPRD se Indonesia beberapa hari lalu. Di simpang Semerah Kecamatan Tanah Cogok, baliho Deri Mulyadi Semurup disobek, dan baliho Monadi Murasman asal Kerinci bagian Mudik juga ikot menjadi sasaran orang yang tidak bertanggung jawab dalam aksinya.

Adapun titik baliho Monadi Murasman yang disobek diantaranya dilokasi Tanjung Pauh, dan Simpang Tiga Semerah Kecamatan Tanah Cogok Kabupaten Kerinci.

Masyarakat setempat khususnya disimpang Semerah dikonfirmasi penulis tidak mengetahui siapa pelaku pengrusakan baliho tersebut. Termasuk di Tanjung Pauh, masyarakat juga tidak mengenali persis siapa yang melakukannya.

Warga Semerah ketika ditanya wartawan menyimpulkan bahwa pengrusakan baliho tersebut ada hubungannya dengan pilkada 2024 yang akan datang, dimana Masyarakat Kerinci bagian hilir sudah tidak Sudi dengan adanya baliho bakal calon dari bagian Mudik, karena sebelumnya baliho calon dari hilir diduga tidak dibenarkan dipajang dimudik katanya.

“Ini pasti ada hubungannya dengan Pilkada, setahu kami baliho Bacalon Bupati Kerinci dari Hilir tidak dibenarkan untuk dipajang dimudik, itu setahu kami,” ujar warga Semerah yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Warga Tanjung Pauh juga berkomentar senada, baru beberapa hari dipasang baliho tersebut sudah dirusak seolah-olah ada pemicu atas perusakan baliho Monadi dan Deri Mulyadi di Kerinci bagian hilir.

“Kami tidak mengenali siapa perusak baliho, tapi setahu kami mungkin ada beberapa masyarakat yang tidak senang, maklumlah sekarang sudah tiba musim Politik. Dan ada upaya untuk mengkotak kotakkan Kerinci ini.” Ujar warga Tanjung Pauh yang enggan namanya dikorankan.

Dia menambahkan , selain dari alasan pembangunan yang tidak merata, bakal calon Bupati dari bagian Hilir juga belum menyatakan sikap untuk maju sebagai Bacabup Kerinci, dan tidak salah kalau baliho sudah gencar dipajang dibeberapa tempat di kerinci ini, dan hal tersebut sah sah saja.

Dari pengamatan wartawan, mungkin adanya perbedaan dan pilihan sehingga menyebabkan adanya pengrusakan baliho tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa Masyarakat Kerinci bagian Hilir mendambakan pembangunan yang berkelanjutan dan merata, pasalnya adanya opini liar publik yang tidak bertanggung jawab menggiring opini yang tidak sehat terhadap kepemimpinan sebelumnya.

Atau mungkin juga Masyarakat Kerinci ingin adanya perubahan Pemimpin khususnya dari bagian Hilir.

(uwo_musekin)

Komentar